26 August 2025

Ketua DPRD Pohuwato Bersama Anggota Tinjau Progress Proyek Jembatan Desa Bulangita.

by Admin    26 August 2025

Ketua DPRD Pohuwato Bersama Anggota Tinjau Progress Proyek Jembatan Desa Bulangita.
Ketua DPRD Pohuwato Bersama Anggota Tinjau Progress Proyek Jembatan Desa Bulangita.

TAGPOHUWATO.ID - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pohuwato, Beni Nento, turun langsung ke lokasi pembangunan jembatan di Desa Bulangita, Kecamatan Marisa, Selasa (26/8/2025).

Kegiatan kunjungan ini adalah salah satu bagian dari agenda reses DPRD, juga sebagai bentuk pengawasan terhadap proyek infrastruktur di Kabupaten Pohuwato.

Proyek Jembatan yang tengah dibangun tersebut merupakan bagian dari program rehabilitasi pasca bencana, menyusul rusaknya jembatan lama akibat banjir besar dua tahun silam. Proyek ini ditargetkan rampung dalam 140 hari kerja dan dijadwalkan selesai pada Desember 2025.

“Ini pekerjaan, jadi harus cepat diselesaikan. Apalagi sekarang sudah musim hujan, makanya kami mendorong percepatan pekerjaan jembatan ini,” ujar Beni 

Beni mengingatkan pelaksana proyek untuk memanfaatkan waktu seefisien mungkin guna menghindari potensi keterlambatan akibat kondisi cuaca.

Ia menekankan bahwa kehadiran jembatan ini sangat krusial bagi mobilitas warga dan konektivitas antarwilayah.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD juga merespons polemik yang sempat mencuat terkait proyek drainase di Desa Teratai, yang ramai diperbincangkan melalui media daring. Ia memastikan bahwa pekerjaan tersebut masih berlangsung dan tidak mengalami hambatan berarti.

“Kalau ada polemik berarti tidak ada pekerjaan, padahal kami sudah turun dan melihat langsung ada aktivitas. Hanya saja kami mendorong kontraktor untuk menambah tenaga kerja, karena volume pekerjaannya mencapai sekitar 2.000 kubik. Jadi harus dibagi beberapa kelompok agar cepat selesai,” tegas Beni.

Ia juga menginstruksikan agar air yang menggenangi lokasi pekerjaan segera disedot guna memperlancar proses pembangunan.

Menurutnya, kondisi lahan yang tergenang air dapat mengganggu kualitas konstruksi drainase.

“Kalau air dibiarkan, maka pembuatan drainase tidak maksimal. Jadi itu yang kami perintahkan agar hasilnya lebih bagus,” tutupnya.

Untuk diketahui, pembangunan jembatan Bulangita merupakan realisasi dari usulan dalam skema anggaran pasca bencana oleh Pemda Pohuwato, ke Kementerian Keuangan dengan nilai sebesar Rp2,2 miliar.


iklan